Minggu, 06 November 2011 - 0 komen yuk

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun. Penderitaan ternyata penderitaan tersebut berasal dari dalam dan luar diri manusia. Biasanya orang menyebut dengan factor internal dan faktor eksternal. Penderitaan akan di alami atau dirasakan oleh semua manusia tanpa memandang status sosial, jenis kelamin, suku dan lain sebagainya. Allah SWT memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan kepada umatnya dengan maksud agar manusia tidak berpaling dariNya.

Siksaan
Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang nerakadan dosa dan akhirnya firman Tuhan dalam kitab suci Al – Quran. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al – Quran terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini. Dalam Al – Quran surat – surat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi orang – orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya.

Kekalutan mental
Penderitaan batin dalam ilmu Psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara sederhana, kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persolan yang harus diatasi, sehingga yang bersangkutan bertingahlaku secara kurang wajar. Misalnya, seseorang yang tidak mampu menjawab sebuah pertanyaan ujian, menggigit-gigit pensil.

Gejala-gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut ;

  • Jasmaninya sering merasakan pusing-pusing, sesak napas, demam dan nyeri    pada lambung.
  • Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, dan mudah marah.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah sebagai berikut :

  • Gangguan kejiwaan akan nampaak dalam gejala-gejala kehidupan penderita, baik pada jasmani maupun rohaninya.
  • Usaha mempertahankan diri dilakukan dengan cara negatif (escape mechanism), yaitu mundur atau lari (menghindarkan diri), sehingga cara bertahan dirinya tentu salah. Hal ini akan berbeda apabila terjadi pada orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan, yang apabila menghadapi pesoalan justru akan segera memecahkan persoalan sehingga tidak menekan perasannya. Jadi, bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan (problem solving).
  • Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown), dan yang bersangkutan mengalami disorder (tidak semestinya atau gangguan).

Penderitaan dan Perjuangan
Penderitaan memang selalu hadir dalam kehidupan kita, tidak berarti hidup adalah menderita/hidup adalah untuk penderitaan. namun "Hidup adalah Berjuang karena Hidup adalah Perjuangan". Jadi mau tidak mau kita selalu dituntut untuk terus berjuang dlam hal apapun. dan percayalah bahwa tidak ada sesuatu yang sia - sia. Setelah perjuangan terlaksana dan pasrah kepada Tuhan. maka dari itulah gunanya bersosialisasi, dengan bersosialisasi
kita dapat saling membantu dalam susah maupun senang dengan sesama manusia dalam menyelesaikan masalah dan menyelesaikan penderitaan. namun jangan lupa disertai doa pula.

Penderitaan media massa dan seniman
Bagi media masa dan seniman penderitaan dibuat melalui karya sastra yang dapat dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga ikut merasakan penderiaan tersebut. Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya. Penderitaan yang terjadi di seluruh dunia merupakan salahs atu obyek sasaran media massa untuk membuat berita,kemudian akan sampai ke seluruh penjuru masyarakat termasukpara seniman yang kemudian akan mengapresiasikan rasasimpatinya melalui karya seni

Penderitaan dan sebab - sebabnya
Penyebab penderitaan banyak disebabkan oleh berbagai hal di bawah ini :
·        Hubungan tidak baik antara manusia dengan manusia yang mengakibatkan penderitaan didasari rasa dengki, iri, sakit hati, kejam serta alasan lain yang mendasari perbuatan buruk manusia lain terhadap sesama yang dapat memicu penderitaan entah itu dari korban yang mengalami maupun pelaku yang mengalami derita.
·        Hubuan tidak baik antara manusia dengan Alam yang mengakibatkan bencana, kurangnya kesadaran manusia untuk merawat alam dan bahkan manusia yang sengaja merusak alam dengan
·        Ketamakan hanya karena masalah uang sehingga terjadi berbagai becana seperti Longsor.
·        Penderitaan karena cobaan, disini kita dituntut akan kesetiaan kita melalui suatu cobaan dan percayalah bahwa Tuhan tidak akan meberikan suatu cobaan diluar kemampuan umat-Nya.

Pengaruh Penderitaan
Pengaruh penderitaan misalnya saja terjadi seseorang yang menderita karena terkena suatu penyakit, akan tetapi penyakit yang diderita nya tidak kunjung sembuh, dan sampai akhirnya mereka putus asa, dan bunuh diri adalah salah satu cara yang dilakukan
Adapula, seseorang menderita karena memiliki suami yang sering melakukan kekerasan, dan akhirnya banyak sekali yang begitu saja menelantarkan anak – anaknya
Masih banyak lagi contoh kasus dari pengaruh yang akan terjadi apabila sesorang mengalami penderitaan dan berikut adalah satu pepatah yang semoga dapat memotivasi kita semua jika sedang tertimpa musibah.
“Asal seseorang mau ikhlas, tabah, dan punya iman yang kuat, mungkin sesorang bisa menjalani penderitaan dengan kuat di kehidupannya”

Sumber :
http://anthoine.multiply.com/journal/item/120/KEKALUTAN_MENTAL?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
anggipay.blogspot.com/2011/05/penderitaan-dan-perjuangan.html
rizkywulancils.blogspot.com/2011/06/penderitaan-dan-sebabnya.html
http://sisyfasyfa4.blogspot.com/2011/06/hubungan-penderitaan-media-masa-dan.html
http://sobatbaru.blogspot.com/2008/05/pengertian-penderitaan.html
- 0 komen yuk

Manusia dan Keindahan

Keindahan berasal dari kata dasar indah yang berarti bagus, elok, cantik, enak dilihat dan lain sebagainya. Keindahan bersifat universal yang artinya tidak tergantung pada selera perorangan atau individu, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal. 

Renungan
Renungan berasal dari kata renung yang berarti berdiam diri memikirkan sesuatu secara mendalam dalam rangka memperbaiki diri dari tingkah laku yang kurang indah yang merupakan siatu bentuk koreksi diri. Sedangkan merenung dalam rangka mengevaluasi pengetahuan yang dimiliki disebut berfilsafat. Pemikiran kefilsafatan mempunyai karakteristik tersendiri yaitu ;
  • Menyeluruh artinya mengunakan seluruh pengetahuan yang dimiliki
  • Mendasar artinya berpikir sampai pada akar permasalahanya
  • Spekulatif artinya pemikirannya dapat dijadikan dasar bagi pemikiran-pemikiran selanjutnya
Renungan yang berhubungan dengan keindahan didasarkan atas tiga teori yaitu ;
·        Teori pengungkapan
·        Teori metafisika
·        Teori Psikologi 
Teori pengungkapan
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images).”

Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik  merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori).


Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan.

Keserasian

Keserasian berasal dari kata serasi yang berarti seimbang cocok, atau selaras. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan yang serasi dalarn suatu benda dan diantara benda itu dengan si pengamat. Filsuf Ingris Herbert Read merumuskan definisi, bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat di antara pencerapan-pencerapan inderawi kita. Kehidupan yang selaras, serasi, seimbang tersebut akan tumbuh dan berkembang dengan baik apabila antara kita bersikap dan berprilaku sesuai dengan kodrat, harkat, dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Keserasian terwujud apabila masing-masing individu dan lembaga-lembaga masyarakat menyadari serta melaksanakan tugas, fungsi, hak, dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab. Baik serasi dalam beragama, berkebudayaan dan lain sebagainya.

Sumber :

Minggu, 23 Oktober 2011 - 0 komen yuk

Manusia dan Cinta Kasih

Di dalam kehidupannya manusia tak bisa lepas dari rasa cinta, kasih dan sayang. Masing masing mempunyai pengertian dan pengaruh berbeda beda dalam diri masing masing individu. Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh betas kasihan. Dengan demikian, rasa kasih memperkuat adanya rasa cinta antar sesama individu maupun kepada sang khalik. Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluamya, dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata. Rasa cinta dan kasih ini lah yang membangun suatu kehidupam, mengapa di katakan demikian? Karena rasa cinta dan kasih lah yang melandasi suatu perkawinan, hubungan antara orangtua dan anaknya, hubungan antar individu hingga hubungan antar individu dengan sang pencipta. Pengertian tentang cinta dikemukanakn juga oleh Dr Sarlito W. Sarwono. Dikatakannya bahwa cinta memilikki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Kalau janji dengan dia harus ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia. Unsur yang kedua adalah keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, Ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan:sayang dan sebagainya. Makan minum dari satu piring-cangkir tanpa rasa risi, pinjam meminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling menyimpan rahasia dan lain-lainnya. Unsur yang ketiga adalah kemesraan, yaitu adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang, dan lain sebagainya.

Selain pengertian cinta menurut beberapa ahli dan kamus besar bahasa indonesia, adapun pengertian cinta menurut ajaran agama islam yang terdiri dari :

Cinta diri sendiri
Al-quran telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri, kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari diri dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya

Cinta Kepada Sesama Manusia
Allah memerintahkan manusia agar saling mencintai diantara sesamanya.

Cinta seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual,cinta seksual merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dapat melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri.

Cinta kebapakan
Cinta ibu kepada anaknya, atau dorongan keibuan, merupakan dorongan fisiologis. Artinya, terjadi perubahan-perubahan fisiologis dan fisis yang terjadi pada diri si ibu sewaktu mengandung, melahirkan, dan menyusui.

Cinta kepada Allah
Cinta ini merupakan derajat cinta yang paling dan maha tinggi. Cinta kepada sang khalik harus selalu di utamakan dan di prioritaskan dalam kehidupan sehari hari.

Cinta kepada rasul
Sama halnya dengan cinta kepada dang khalik, sebagai orang muslim yang beriman dan taat akan perintah perintah Allah, kita harus senantiasa mencintai nabi kita Muhammad SAW

Cinta kepada bapak – ibu
Cinta kepada ibu-bapak dalam agama Islam sangat mendasar, menetukan ridha tidaknya Tuhan kepada manusia

Kemesraan juga erat kaitannya dengan rasa cinta dan kasih. Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
 
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
  • Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
  • Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
  • Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.
Di dalam suatu hubungan cinta erat kaitannya dengan kemesraan pemujaan dan belas kasihan, jika kita mencintai seseorang atau sesuatu biasanya secara refleks kita akan memuja dan memiliki rasa belas kasihan terhadap sesuatu tersebut.
 
Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti  Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan atau bantuan dari leluhur.

Sedangkan belas kasihan memiliki arti (composian)adalah kebajikan -satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat,dan kepribadian.

Dalam hubungan suami istri, rasa cinta dan kasih kerap di hubungkan dengan dorongan seksual atau nafsu, hal tersebut di sebut dengan cinta kasih erotis. Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas  dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya

Sumber :

- http://arikaka.com/bab-iii-manusia-dan-cinta-kasih/
- http://tifany-tifa.blogspot.com/2010/10/pengertian-kemesraan.html
- http://tifany-tifa.blogspot.com/2010/10/pengertian-pemujaan.html
- Drs Supartono, 1992. Ilmu budaya dasar. jakarta. ghalia indonesia.
- 0 komen yuk

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

Definisi sastra di bagi menjadi dua bagian, yang pertama sastra merupakan kata serapan dari bahasa sansekerta yang berarti teks yang mengandung instruksi atau pedoman. Pengertian yang kedua, dalam bahasa indonesia sastra mengarah pada kata “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Hampir disetiap jaman, sastra mempunyai peranan yang lebih penting. Alasan pertama, karena sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pemyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi.

Sebagian besar manusia mengartikan sastra sebagai suatu keindahan dalam berbahasa yang sering di sebut dengan seni berbahasa. Berikut merupakan beberapa contoh seni berbahasa, yaitu prosa dan puisi. Prosa berasal dari bahasa latin yang berarti berterus terang. prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. 


Jenis- jenis Prosa lama :
  • Dongeng
  • Hikayat
  • Sejarah
  • Epos
  • Cerita Pelipur Lara
Jenis-jenis Prosa Baru :
  • Cerpen
  • Novel
  • Biografi
  • Kisah
  • Otobiografi

Sebagai sebuah bahasa keindahan, prosa juga memiliki nilai nilai yang penting. Di antaranya adalah :
  • Prosa fiksi memberikan kesenangan.
Keistimewaannya pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalami sendiri peristiwa tersebut
  • Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sedikit informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.
  • Prosa fiksi memberikan warisan cultural
Prosa fiksi dapat menstimulasi imaginasi dan warisan budaya bangsa.
  • Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Yang kedua adalah puisi. Puisi merupakan ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya. 
Kepuitisan, keartistikan, dan keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dengan menggunakan :
  • Figura bahasa
  • Kata-kata yang ambiguitas
  • Kata-kata yang berjiwa
  • Kata-kata yang konotatif

Sumber :
-  Drs. Joko Tri Prasetya, dkk, 2000. Ilmu budaya dasar. Rineka cipta
- http://rulrul.wordpress.com/2011/03/13/rangkumanibd-konsepsi-ibd-dalam-kesusastraan/
-  Drs Supartono, 1992. Ilmu budaya dasar. jakarta. ghalia indonesia.
Selasa, 11 Oktober 2011 - 0 komen yuk

Manusia dan Kebudayaan

Manusia merupakan mahluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya di antara mahluk yang lainnya. Manusia memiliki pengertian yang beranekaragam, salah satunya pengertian manusia berdasarkan ilmu filsafat. Menurut illmu filsafat manusia adalah hewan yang berakal budi, sedangkan secara biologis manusia di klasifikasikan sebagai homo sapiens yaitu sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang di lengkapi dengan otak berkemampuan tinggi. Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, hal ini sering disebut dengan homo economicus (ilmu ekonomi), menurut ilmu sosiologi manusia merupakan mahluk sosial yang tidal (dapat berdiri sendiri), dan yang terakhir pengertian manusia dari segi politik ialah mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.

Manusia tidak bisa lepas dari kebudayaan, setiap negara di dunia memiliki kebudayaan yang kemudian menjadi ciri khas atau kepribadian bangsa tersebut. Begitu pun dengan Indonesia, sebagai salah satu negara yang terletak di bagian timur, bangsa ini memiliki sebuah ciri yang sampai dengan saat ini terkenal di mata bangsa lain dan menjadi kepribadian negara yang berada di blok blok timur, bangsa bangsa timur terkenal dengan rasa toleransi nya yang tinggi. Bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik, ramah dan bersahabat. Selain itu bangsa bangsa timur khususnya Indonesia terkenal sebagai bangsa yang memiliki rasa sopan santun, gotong royong, saling menghormati dan saling menghargai antar sesama umat beragama, pakaian pakaian yang dikenakan oleh kebanyakan masyarakat bangsa timur juga cenderung lebih tertutup di bandingan dengan bangsa bangsa di blok barat. Hal ini di sebabkan karna sebagian besar atau mayoritas penduduk bangsa bangsa timur memeluk agama islam dan menjujung tinggi norma agama dalam kehidupan bermasyarakat.

Budaya itu sendiri memiliki pengertian sebagai suatu konsep yang membangkitkan minat. Secara formal budaya di definisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, makna, hirarki, agama,  waktu, peranan, hubungan ruang, konsep alam semesta, objek objek materi yang di perioleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi  melalui usaha individu dan kelompok.
Kebudayaan yang berada di lingkungan kita tentunya memiliki unsur unsur penting yang mempengaruhi kebudayaan itu sendiri, di antaranya adalah :

1. Sistem religius (homo religius)
Merupakan produk manusia sebagai homo religius.
Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur tanggap bahwa diatas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar. Karena itu manusia takut sehingga menyembahnya dan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.

2. Sistem organisasi kemasyarakatan (homo socius)
Merupakan prodak manusia sebagai homo socius.
Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah namun memiliki akal maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

3. Sistem pengetahuan (homo safiens)
Merupakan prodak manusia sebagai homo safiens.
Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri maupun dari orang lain.

4. Sistem mata pencaharian hidup dan system ekonomi (homo ekonomicus)
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus, yaitu menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.
Ilmu Budaya Dasar Halaman 4 dari 8

5. Sistem peralatan hidup dan tehnologi (homo faber)
Merupakan produk manusia sebagai homo faber.
Bersumber dari pemikirannya yang cerdas dan dibantu dengan tangannya manusia dapat membuat dan mempergunakan alat, dengan alat-alat ciptaannya itulah manusia dapat lebih mampu mencukupi kebutuhannya .

6. Sistem bahasa (homo longuens)
Merupakan produk manusia sebagai homo longuens.
Selain unsur unsur, kebudayaan juga memiliki wujud wujud tersendiri yang di kemukaan oleh J.J. Hoenigman. 
Beliau membedakan wujud wujud kebudayaan menjadi 3, yaitu :

o Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

o Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

o Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.
Kebudayaan yang berada di sekitar kita tentu saja tidak langsung dapat di pahami oleh masyarakat, untuk itu kita membutuhkan penyesuaian terhadap kebudayaan itu atau lebih di kenal dengan orientasi.  Adapun orientasi budaya meliputi :


- Orientasi human nature
Human nature adalah menunjuk pada karakter pembawaan sifat manusia. Yang dipandang sebagai berpembawaan baik, jahat atau campuran dari itu. Manusia dipandang tidak hanya sebagai baik atau jahat tetapi juga untuk merubah dan tidak dapat berubah. Kita harus mengakui bahwa hubungan manusia sebagai campuran baik dan buruk sedangkan yang tidak sama adalah sebagai pandangan adalah netral.Ada enam solusi potensial pada masalah ini yaitu;

1. manusia yang jahat tetapi dapat merubah
2. manusia itu jahat tapi tidak dapat dirubah
3. manusia adalah netral yang respek pada baik dan jahat
4. manusia adalah campuran baik dan jahat.
5. manusia itu baik tapi dapat berubah
6. manusia itu baik dan tidak dapat berubah

- Orientasi nature/alam -person
 

Ada tiga tipe utama yaitu:

1. menguasai alam: orientasi ini,melihat bahwa semua kekuatan alam dapat mengatasi masalah
2. harmoni dengan alam : orientasi ini bahwa disini tidak ada perbedaan antara kehidupan manusia , sifat dan supernatural.
3. Penaklukan terhadap alam yang unggul di negara seperti Spanish Amerika, yaitu kita percaya bahwa tidak ada sesuatu yang dapat dikerjakan untuk mengontrol alam jika ada ancaman tidak sesuatupun yang dapat terlepas dari bahaya.

Orientasi waktu
Merupakan orientasi pada tiga masa yaitu
1. waktu masa lalu adalah unggul dalam budaya dalam penempatan nilai yang tinggi pada tradisi di masa lalu
2. orientasi masa sekarang yaitu dimana orang-orang memberi perhatian yang relatif kecil pada apa yang dikerjakan pada masa lalu dan pada apa yang akan terjadi masa depan.
3. orientasi masa depan dimana memiliki nilai tinggi.

Orientasi aktivitas
Aktivitas manusia dapat dilihat dalam tiga cara yaitu:

1. doing, orientasi ini melibatkan pada tipe aktivitas yang hasilnya tampak pada eksternal individu yang diukur dengan sesuatu
2. being adalah merupakan lawan yang exterm dari orientasi doing
3. becoming merupakan integrasi keseluruhan pada perkembangan diri.

Orientasi relational
Menurut Kluckhon dan Strodbeck memisahkan tiga cara untuk mengartikan hubungan dengan orang lain yaitu:

1. individualism
orientasi ini ditandai dengan otonomi individu dengan kata lain individu adalah unik dan sebagai entitas tersendiri. Prioritas tujuan dan sasaran nya adalah memprioritaskan pada individu daripada kelompok.Contoh negara yang seperti ini adalah Amerika Serikat

2.orientasi langsung atau lineality
orientasi ini memfokuskan pada kelompok dengan tujuan kelompok adalah lebih utama. Menurut Kluckhon dan Strodbeck kontinyuitas dari kelompok adalah melalui waktu. Individu-individu adalah penting hanya untuk anggota kelompok tersebut.Contohnya beberapanegara aristokrasi di Eropa.

3.collaterality
orientasi ini memfokuskan pada kelompok tetapi bukan perluasan kelompok melalui waktu. Agaknya fokus pada perluasan kelompok secara lateral/ ke samping (anggota kelompok dari individu yang paling dekat dalam waktu dan tempat). Tujuan dari kelompok diatas kepentingan individu. Pada kenyataannya orang-orang tidak mempertimbangkannya . Contoh identifikasi orang jepang dengan perusahaannya di mana dia bekerja atau universitas di mana dia belajar.

Kebudayaan dari generasi ke generasi pasti mengalami perubahan, perubahan kebudayaan memiliki pengertian yakni suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.

Untuk merubah suatu kebudayaan, tentu nya terdapat faktor faktor yang mempedorong perubahan kebudayaan tersebut. Di antara nya adalah :
-      Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan  material).
-      Adanya individu-individu yang mudah menerima unsure-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda.
-      Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.

Dari artikel di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa manusia dan kebudayaan adalah dua hal yang saling berkaitan. Dimana ada manusia disitu lah adanya kebudayaan yang lambat laun akan menjadi kepribadian suatu masyarakat atau suatu bangsa. Sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya kita melestarikan kebudayaan yang ada di bangsa kita dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya dan pandangan dalam kehidupan bermasyarakat.


Sumber : 



-      Drs Supartono, 1992. Ilmu budaya dasar. jakarta. ghalia indonesia.


-      Drs. Joko Tri Prasetya, dkk, 2000. Ilmu budaya dasar. Rineka cipta
Kamis, 06 Oktober 2011 - 0 komen yuk

Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial

Di Indonesia kita mengenal berbagai jenis ilmu pengetahuan, di antaranya adalah ilmu sosial dasar dan ilmu pengetahuan sosial. Kedua nya mempunyai pengertian, tujuan dan peranan masing masing dalam pendidikan di Indonesia. Untuk itu, sebagai makhluk sosial kita baiknya mengetahui dan memperdalam ilmu tersebut untuk kelangsungan hidup bermasyarakat.

Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang mempelajari masalah2 sosial, khususnya masalah masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu ilmu sosial (geografi sosial, sosiologi, antropologi sosial, ilmu politik, ekonomi, psikologi sosial dan sejarah) . Sedangkan istilah ilmu pengetahuan sosial merupakan terjemahan dari kata social studies. Dengan demikian ilmu pengetahuan sosial dapat diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”.

Ilmu sosial dasar (ISD) dan ilmu pengetahuan sosial (IPS) tentu saja memiliki tujuan tersendiri, di antaranya adalah agar dapat memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

Adapun ruang lingkup dari ilmu sosial dasar meliputi dua kelompok utama, yakni studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga lembaga sosial. Yang terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, yang kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.

Selain memiliki manfaat, pengertian serta tujuan dan ruang lingkup masing masing, ilmu tersebut mempunyai beberapa persamaan yaitu, keduanya memiliki sasaran bidang yang sama yakni tertuju pada bidang bidang sosial dan kehidupan bermasyarakat.

Dari pernyataan pernyataan pernyataan di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa ilmu sosial dasar dan ilmu pengetahuan sosial pada dasarnya adalah ilmu yang saling berkaitan serta patut kita jadikan acuan dalam kehidupan bermasyarakat.


Sumber : Drs Supartono, 1992. Ilmu budaya dasar. jakarta. ghalia indonesia
Minggu, 02 Oktober 2011 - 0 komen yuk

with my PSI 2011 :)

yeah akhirnya gue nemuin waktu yg tepat buat bikin postingan lg di blog ini.. pas sore2 gini di kamar, sepi, ga ada kerjaan dan cuman di temenin sama taro..  sebenernya gue lg males banget ini merangkai kata kata.. pdhal biasanya getol banget gue nulis ngarang2 ga jelas dan jatohnya malah curhat -________- tp sumpah kaya buntu gitu otak gue ini semua gara2 IBD *nyalahin emng paling gampang yah* tugas itu ngeharusin semua mahasiswa nya merangkai kata2 terus di masukkin blog sama di print buat si dosen.. engga murni ngarang semua sih. pastikan ngambil bahan2nya dari internet, tapi ya engga copas semua gilaaaaaa itu instan banget namanya macem undomie aje wehehe dan ga ada tantangannya yeaahhh! kuliah itu asiknya kalo banyak nemuin tantangan dan kita bisa ngadepinnya.. itu puas plus lega banget pasti rasanya...


nah betewe berhubung gue males banget banget mengarang indah tp hasrat gue buat posting lg besar banget nih wehehehe gue mau masukkin foto2 bareng anak PSI aja yaaaaaaaaa. cekidot guys!














yaaaaak dan sebenernya masih banyak lagi foto2nya tp gue pilihin yg enak di pandang aja ye weheheheheh lope you pull psikologi 2011 :)